Senin, 12 Desember 2011

Tugas Minggu 10 Pengantar Bisnis



Nama Kelompok:

1.      FITRI NURLIA (22211921)
2.      INDRI RAHAYU PRADITYA (23211621)
3.      NIA ARVIONITA (25211150)
4.      NIKEN KURNIAWATI (28211356)
5.      NUR HIKMAH (25211309)

1.  Sebutkan dan jelaskan metode pendekatan sumber daya manusia!
     Jawab :
     Metode pendekatan sumber daya manusia meliputi :
     1.   Pendekatan Mekanis
  • Mekanisasi : mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin
  • Pertimbangannya : ekonomis, kemanusiaan, efektif dan kemampuan lebih besar dan lebih baik
  • Keuntungannya : pekerja semakin terampil dan efektifitas semakin besar
  • Kelemahannya : pekerjaan membosankan para pekerja, mematikan kreatifitas dan kebanggaan mereka akan pekerjaannya
     Masalah yang timbul karena pendekatan mekanis :
a.Pengangguran tekhnologis
b.Keamananan Ekonomis
c.Organisasi buruh/serikat kerja
d.Kebanggaan dalam pekerjaannya
2.   Pendekaatan Maternalis
  • Dalam memberikan pengarahan kepada bawahannya manajer bertindak seperti bapak kepada anaknya
  • Bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas diberikan, bawahan dianggap sebagai anaknya
  • Akibat buruk : Karyawan menjadi manja dan malas sehingga produktifitas menurun
3.   Pendekatan Sistem Sosial
  • Memandang bahwa organisasi adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam lingkungan komplek
  • Manajer mengakui dan menyadari bahwa tujuan organisasi baru akan tercapai jika terbina kerjasama yang harmonis antar semua karyawan, bawahan dan atasan serta terjadinya interaksi yang baik
  • Setiap karyawan betapapun rendah kedudukannya harus mendapatkan penghargaan yang baik agar tujuan organisasi tercapai
  • Untuk mencapai tujuan yang optimal, hendaknya manajer menyadari bahwa ia membutuhkan bantuan, loyalitas dan berpatisipasi dari bawahannya.
  • Sebaliknya karyawan harus menyadari bahwa kebutuhannya akan dapat terpenuhi jika organisasi mendapat keuntungan

2.   Untuk apa organisasi membuat rancangan kompensasi bagi karyawannya ?
Jawab :
 Kompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Dan organisasi membuat rancangan kompensasi  dengan tujuan untuk  memberikan rangsangan dan motivasi kepada tenaga kerja untuk meningkatkan prestasi kerja, serta efisiensi dan efektivitas produksi.

3.  Apa perbedaan analisis beban kerja dan analisis tenaga kerja ?
Jawab :
Analisis beban kerja merupakan analisis yang menekankan pada bagaimana suatu pekerjaan akan dilakukan dan kemampuan untuk mengantisipasi munculnya  suatu pekerjaan baru dimasa mendatang.  Dalam analis beban kerja diperlukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Hasil analisis jabatan yang berupa informasi jabatan.
  2. Menetapkan jumlah jam kerja per hari.
  3. Adanya satuan hasil.
  4. Waktu penyelesaian dari tugas-tugas/produk.
  5. Adanya standar waktu kerja.
  6. Adanya beban kerja yang akan diukur.
  7. Perhitungan jumlah pegawai yang dibutuhkan.
Sedangkan analisis tenaga kerja adalah penilaian terhadap tenaga kerja yang ada dalam suatu departemen dan yang pindah ke dalam, melalui atau keluar dari departemen tersebut . analisis tenaga kerja meliputi jumlah tenaga kerja ,komposisi tenaga kerja,dan kualitas tenaga kerja.

4.   Apa yang akan dilakukan karyawan jika terjadi ketidaksepakatan dengan perusahaan tempat mereka bekerja ?
Jawab :
Biasanya para karyawan akan melakukan unjuk rasa, dan hal itu bisa terjadi karena tuntutan serikat pekerja terhadap peningkatan kesejahteraan, seperti gaji dan berbagai fasilitas lainnya yang menjadi haknya memang wajar, asal dijalankan secara proporsional. Kadang-kadang, manajemen perusahaan kurang menanggapi permintaan serikat pekerja tersebut. Alasan manajemen perusahaan adalah kinerja perusahaan sedang mengalami penurunan sebagai akibat dampak krisis finansial global yang tak kunjung berakhir. Manajemen perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghindari terjadinya unjuk rasa pekerja yang tidak perlu. Apabila suatu perusahaan sering terjadi unjuk rasa, mka dipastikan suasana kerja menjadi tidak kondusif bahkan dapat mengganggu operasional perusahaan. Apabila masing-masing pihak tidak mau bermusyawarah untuk mencari solusi terbaik, maka sulit untuk terjadi kesepakatan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

5.  Sebutkan hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer suatu perusahaan ?
Jawab :
Hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer yaitu Manajemen Sumber Daya Manusia, disingkat MSDM, yang artinya adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.  

Senin, 05 Desember 2011

Bisnis

Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.
Bentuk dasar kepemilikan bisnis
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:
  • Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
  • Persekutuan: Persekutuan adalah bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma.
  • Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
  • Koperasi: adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.

Minggu, 04 Desember 2011

Tugas Minggu 9 Pengantar Bisnis


Nama Kelompok :
1.      FITRI NURLIA (22211921)
2.      INDRI RAHAYU PRADITYA (23211621)
3.      NIA ARVIONITA (25211150)
4.      NIKEN KURNIAWATI (28211356)
5.      NUR HIKMAH (25211309)

KELAS : 1EB20

TUGAS PENGANTAR BISNIS
Tugas Kelompok Minggu Ke-9
 
1.MANAJEMEN KEUANGAN ADALAH : …………………
   SEBUTKAN KEPUTUSAN MANAJER KEUANGAN ITU  APA SAJA
   SERTA KEGIATAN SEORANG MANAJER KEUANGAN BERKAITAN DENGAN 
   ERAT DENGAN …………..
JAWAB:
Manajemen Keuangan adalah segala kegiatan manajemen yang berkaitan dengan aktifitas mencari dana dengan biaya seefisien mungkin dan aktifitas menggunakan dana seefektif mungkin. 
Keputusan-keputusan manajer keuangan
·         Mendapatkan dana perusahaan
·         Menggunakan dana perusahaan
·         Membagi keuntungan / laba perubahan
Kegiatan yang berkaitan dengan manajemen keuangan
·         Aktivasi Pembiayaan
·         Aktivasi Investasi
·         Aktivasi Bisnis
·         Tanggung jawab perusahaan
2. APA YG DIMAKSUD  DENGAN  KAPITAL BUDGETING DAN SEBUTKAN  
   METODE  PERHITUNGANNYA
Jawab:
Capital Budgeting adalah proses dimana manager financial dihadapi pada keputusan apakah akan menginvestasi pada projek tertentu atau pada asset tertentu. 
   Metode perhitungannya :     -metode average return of return
                                                  -metode waktu pengembalian investasi
                                                  -metode net present value
                                                  -metode profitability index
                                                  -metode internal rate of return
3.BERIKAN ALASAN MENGAPA MANAJER  KEUANGAN MENCARI  DANA
Jawab:
Alasan manejer mencari dana :
  -menambah sumber dana
  -untuk membiayai kegiataan perusahaan yaitu invetasi
  -membayar deviden kepada pemegang saham

Inflasi dan Perekonomian di Indonesia


Inflasi dan perekonomian Indonesia sangat saling berkaitan. Apabila tingkat inflasi tinggi, sudah dipastikan   akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi, dimana akan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi.

Inflasi di Indonesia diumpamakan seperti penyakit endemis dan berakar di sejarah. Tingkat inflasi di Malaysia dan Thailand senantiasa lebih rendah. Inflasi di Indonesia tinggi sekali di zaman Presiden Soekarno, karena kebijakan fiskal dan moneter sama sekali tidak prudent (“kalau perlu uang, cetak saja”). Di zaman Soeharto, pemerintah berusaha menekan inflasi, akan tetapi tidak bisa di bawah 10 persen setahun rata-rata, antara lain oleh karena Bank Indonesia masih punya misi ganda, antara lain sebagai agent of development, yang bisa mengucurkan kredit likuiditas tanpa batas. Baru di zaman reformasi, mulai di zaman Presiden Habibie maka fungsi Bank Indonesia mengutamakan penjagaan nilai rupiah. Tetapi karena sejarah dan karena inflationary expectations masyarakat (yang bertolak ke belakang, artinya bercermin kepada sejarah) maka “inflasi inti” masih lebih besar daripada 5 persen setahun.